Pemerintah AS blacklist Xiaomi

Akun twitter resmi milik Xiaomi telah membagikan sebuah gambar berisi tanggapan tentang masuknya Xiomi ke dalam daftar hitam milik pemerintah Amerika Serikat.

Dalam pengumuman itu, tertulis jelas bahwa pihak Xiomi tidak memiliki kaitan apapun dengan militer Cina. Namun pemerintah Amerika Serikat mencantumkan brand tersebut sebagai The Communist Chinese military company (Perusahaan Militer Komunis Cina) sesuai dengan apa yang disebutkan dalam NDAA (National Defense Authorization Act) oleh Departemen Pertahanan AS.

Tak hanya itu, pihak Xiaomi pun menegaskan bahwa perusahaannya sudah mematuhi hukum dan operasi yang sesuai dari Juridictions di mana perusahan menjalankan bisnisnya. Di bawah otoritas Bagian 1237 dari Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional, Xiaomi tidak akan dapat memperoleh barang dan layanan dari vendor AS – banyak perusahaan China yang sudah tunduk pada pembatasan ini, ditempatkan di Daftar Entitas Departemen Perdagangan.

Baca Juga:  Fitur Baru Berbagi File Tanpa Internet Pada Perangkat Android

Dampak dari hal tersebut adalah turunnya harga saham Xiaomi di pasar over-the-counter sebesar 9% dalam perdagangan AS. Selain itu, baik warga AS ataupun perusahaan-perusahaan yang berada dibawah naungan pemerintah AS tidak bisa bekerjasama dan dilarang berinvestasi kepada perusahaan yang berada dalam daftar hitam, salah satunya adalah Xiaomi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button